Bali Merah Putih di SMKN 3 Tabanan

SELTIM - Setelah dilaunching oleh Danrem 163/Wira Satya, Kolonel (Inf) I Nyoman Cantiasa pada 1 Agustus, Bali Merah Putih terus bergulir.

Hari Senin (8/8/2016) ratusan siswa dan guru SMKN 3 Tabanan dengan memakai udeng merah putih berbaris rapi dalam kegiatan upacara bendera. Upacara saat itu langsung dipimpin menjadi inspektur upacara Dandim 1619 Tabanan  Letkol (inf) Herwin Gunawan, SE. M.Si dan menjadi bagian dari agenda Bali Merah Putih. Usai upacara penaikan bendera, di depan siswa Dandim  menjelaskan bahwa Bali Merah Putih bertujuan untuk mengingat kembali nilai-nilai kemerdekaan Indonesia sekaligus untuk menyambut HUT ke-71 Kemerdekaan Indonesia. “Kalian harus ingat kemerdekan yang kita nikmati saat ini dicapai dengan tetesan keringat bahkan dengan tetesan darah," tegas Dandim.

Dijelaskan pula, Bali Merah Putih Upacara menyasar ke SMKN 3 ini sebagai upaya mewujudkan putra dan putri yang hebat dan berwawasan kebangsaan. TNI bersama dengan instansi terkait akan terus berupaya meningkatkan dan memberikan wawasan kebangsaan kepada para siswa-siswi di Bali.

Generasi muda di Bali merupakan asset berharga bangsa yang diharapkan mampu melanjutkan perjuangan bangsa Indonesia.

"Meningatkan kembali generasi muda kita sebagai aset bangsa agar mampu melanjutkan perjuangan sehingga mereka punya wawasan, nilai-nilai perjuangan, rasa cinta tanah air, nasionalisme, sehingga siap menjalankan bangsa ini," ujarnya.

Hal ini begitu penting bagi generasi muda Bali mengingat begitu banyak ancaman yang ada di lingkungan sekitar. Masalah seks bebas, Narkoba hingga geng motor menjadi ancaman tersendiri bagi generasi muda Bali. Dengan kegiatan ini diharapkan generasi penerus bangsa  siap meniti masa depan yang lebih baik.

Dandim mengajak generasi muda untuk lebih giat lagi dalam menjaga ketahanan dan keamanan Bali karena merupakan  tanggung jawab bersama. “Kalian adalah generasi muda yang akan melanjutkan perjuangan. Generasi kami sudah tua. Ketahanan dan keamanan Bali jadi tanggung jawab kita bersama. Kalau malas akan tergilas: Tegas Dandim.

Bali Merah Putih saat itu berjalan lebih semarak karena diisi kuis dengan pertanyaan tentang pendidikan kewarganegara dan kebangsaan.  (*/P)

Komentar