I Wayan Koster-Cok Ace Resmi Diusung PDIP di Pilgub Bali 2018

JAKARTA – Bertepatan dengan Hari Raya Kuningan,  DPP PDI Perjuangan mengumumkan Calon yang akan diusung dalam pilkada serentak 2018. Pengumuman rekomendasi PDIP tersebut langsung dibacakan oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri Sabtu (11/11/2017) di Sekretariat DPP PDIP.

Seperti diprediksi sebelumnya, pasangan I Wayan Koster dan Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati alias Cok Ace resmi sebagai calon gubernur dan wakil gubernur,

Kedua pasangan ini merupakan putra daerah Bali. I Wayan Koster merupakan kelahiran Buleleng, sementara Cok Ace dari Puri Ubud, Gianyar.

Dalam konfrensi pers itu, Megawati juga menegaskan keyakinannya bisa kembali "merebut" Bali yang diklaimnya sebagai salah satu basis pemilih PDIP.

"Insya Allah Bali ini bisa mengalami kemenangan. Karena buat saya sebetulnya aneh waktu lima tahun lalu, Bali dapat bergeser ke tangan orang lain," ucap Megawati, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat.

Lima tahun lalu, pasangan yang diusung PDIP yaitu Anak Agung Ngurah Puspayoga-Dewa Nyoman Sukrawan (PAS) memang kalah dari pasangan Made Mangku Pastika-Ketut Sudikerta (Pasti-Kerta) yang diusung delapan partai politik.

Saat itu hanya ada 996 suara yang memisahkan kedua pasangan. PAS mendapatkan 50,02 persen suara, sementara Pasti-Kerta 49,98 persen.

Mengusung I Wayan Koster-Cok Ace, Megawati menyebut kedua tokoh yang ia pilih punya karakter yang berbeda dan kontradiktif -- meski ia tidak menjelaskan lebih lanjut perbedaan keduanya.

Wayan Koster sendiri adalah seorang politikus Indonesia PDIP yang saat ini duduk di Komisi X (pendidikan, olahraga, pariwisata dan ekonomi kreatif) sejak tahun 2004.

Wayan pernah menjadi peneliti di Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Depdikbud (1988-1994) dan juga dosen di beberapa universitas negeri maupun swasta. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Sekretaris jendral Perhimpunan Pemuda Hindu (PERADAH) Indonesia dan Sekretaris jendral DPP Prajaniti Hindu Indonesia.

Sementara itu, Cok Ace disebut Megawati sebagai insinyur teknik yang melanjutkan sekolah di bidang sastra dan juga mengajar di Universitas Udayana. (***)

Komentar