Tabanan Dukung Gerakan “Coastal Clean Up”

KEDIRI - Masalah sampah saat ini masih menjadi permasalahan yang besar di Indonesia.  Indonesia merupakan Negara kedua yang paling banyak membuang sampah ke laut, di bawah China yang meduduki posisi pertama. Kondisi ini sebagian besar diakibatkan oleh pembuangan sampah ke laut secara bebas. Maka dari itu untuk menjaga kelestarian lingkungan khususnya pesisir dan laut, Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengadakan  Program ‘Coastal Clean Up ’ secara rutin yang digelar di seluruh Kota/Kabupaten di Indonesia. Di Tabanan, Coastal Clean Up dilaksanakan Jumat (11/5/2018) di Pantai Nyanyi Tabanan.

Kegiatan ‘Costal Clean Up ’ dipimpin langsung oleh Sekda Kabupaten Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa didampingi Kepala Seksi Program dan Kerja Sama di Kementrian Iwan Nirawandi,  Kadis Lingkungan Hidup Raka Iswara ,TNI IX Udayana,Polri, staf dari seluruh UPT Kabupaten Tabanan serta diikuti pula oleh murid – murid dan seluruh elemen masyarakat desa Nyanyi.

 Wirna Ariwangsa yang memimpin kegiatan tersebut  mengungkapkan Bersih - bersih Pantai ini merupakan program dari Kementrian Lingkungan Hidup dan kehutan yang di Tabanan di pusatkan  di pantai Nyanyi.

"Kegiatan “COASTAL CLEAN UP” pada hari ini dimulai dengan membersihkan pantai dari sampah plastik yang dapat merusak pantai.  Maka dari itu jangan hanya melakukan kebersihan di kantor saja, melainkan kita harus melakukan gerakan kebersihan di seluruh tempat”, ungkapnya.

 Wirna Ariwangsa mengatakan ini hanyalah langkah kecil dan Pantai Nyanyi merupakan sasaran utama. Ke depan kegiatan ini akan berlanjut pada pantai-pantai yang lain yang ada di Kabupaten Tabanan.

 “Dengan menimbun sampah yang telah dikumpulkan di pasir di sekitar pantai itu merupakan langkah yang sangat sederhana namun bermanfaat. Hal yang kecil namun sangat bermakna. Terbukti ini sangat efektif, selain kita bersih-bersih di pantai, kita juga dapat menikmati keindahan pantai tersebut ,”  jelasnya.

Ke depan pihaknya berharap kegiatan ini dapat mengetuk hati masyarakat yang lain agar gemar melakukan kebersihan di daerahnya masing-masing.

“Karena dengan melakukan kebersihan bukan hanya menghilangkan kotoran namun juga merupakan langkah awal dari pencegahan penyebaran suatu bibit penyakit”, imbuhnya.

 Sementara itu. Raka Iswara menjelaskan kegiatan ini serentak dilaksanakan di Bali dan di pusatkan di Pantai Nusa Dua Bali. Sementara untuk di Kabupaten Tabanan di pusatkan di Pantai Nyanyi,Kecamatan Kediri. Dasar pelaksanaan dari acara ini UUD No. 32 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Pihaknya menambahkan kegiatan ini di latar belakangi karena Sampah Di Bali sudah banyak maka dari itu sebagai masyarakat yang tinggal di Bali harus mebantu untuk membersihkan sampah khususnya yang ada di Kabupaten Tabanan.

“Di Bali juga banyak terdapat sampah plastik,karena sampah plastik sangat sulit diurai oleh tanah maka kita harus memilah, mana sampah organik dan mana sampah non organik agar sampah plastitik itu bisa di daur ulang kembali, sehingga dapat bermanfaat bagi kita semua. (Humas Tabanan)

Komentar