Yudisium XVIII Mapindo Tabanan

TABANAN - Yudisium XVIII Pusat Pendidikan dan Latihan Pariwisata Manajemen Pariwisata Indonesia (Mapindo) Tabanan Selasa (11/7) bertempat di Aula Lantai 2 kampus Mapindo Tabanan. Peserta yudisium berjumlah 94 mahasiswa terdiri dari lulusan D2 sebanyak 27 orang dan lulusan D1 sebanyak 67 orang. Senyum dan kegembiraan terekspresi diwajah –wajah peserta yudisium mereka bangga bisa mendapatkan skill dan pengetahuan bidang pariwisata dikampus yang berkompeten. Peserta yudisium  30 persen sudah terserap didunia kerja dan hal ini adalah tantangan awal, diharapkan sebagai generasi muda untuk selalu belajar meningkatkan skill dan kompetensi  dalam  menghadapi persaingan global dan setelah terjun kemasyarakat tetap menjaga nama baik kampus  “papar Kordinator Yayasan  Cabang Mapindo Tabanan Drs. I Made Arimbawa, M.Si .

Tercatat sebagai lulusan terbaik D2 FB Division diraih Dewa Ayu Indah Yunia Dewi dengan IPK 3,95  Ni Kadek Mayanti IPK 3,93, Ni Made Dwi  Martinayanti IPK  3,73. Jurusan D2 Room Division lulusan terbaik diraih oleh Ni Wayan Devi Andriati IPK 3,92 , I Made Kartika Yasa IPK 3,66, Ni luh Putu Nevi Hermayuni IPK, 3,49. Jurusan D1 Tata Boga lulusan terbaik Ni Komang Ayu Suciati 3,84, Ni Made Desy Dinyari IPK  3,76, Putu Gede Yudha Bhakti Pratama 3,73. Jurusan D1 Tata Hidangan lulusan terbaik Ni Made Putri Yulianti IPK 3,80, Ni Putu Ayu Mirah Diliantika Maharani IPK 3,69, I Made Sukawan Arta Mulia IPK  3, 56. Jurusan D1 Tata Graha Ni Luh Made Widhiantari IPK 3,50,  Gusti Ngurah Mega Utama IPK  3,38 dan I Gede Giri Santika IPK 3,32.

Dalam sambutannya Wakil Direktur Mapindo Tabanan mahasiswa yang diyudisium itu, diharapkan senantiasa meningkatkan kualitas diri dengan belajar terus, jangan puas sampai disini ,perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi setiap saat berubah dan mahasiswa yudisium diberi pesan bahwa keberhasilan itu terletak pada diri sendiri jadi harus benar-benar belajar mengasah life skill menyiapkan diri sebaik mungkin ditengah ketatnya persaingan sumber daya manusia. Mapindo berkomitmen berperan lebih banyak dalam membantu pemerintah mengurangi jumlah pengangguran khususnya di Bali “papar Wadir Mapindo Tabanan Made Dwi Umbara Yasa Astawa, SE. Ia menambahkan meningkatkan mutu lulusan Mapindo pihaknya  telah mejalin kerjasama dengan LSP Perindo  para lulusan mendapat sertifikat untuk  tambahan dalam persaingan tingkat nasional maupun ASEAN.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Tabanan I Putu Santika menyampaikan  selain life skill kendala SDM kita adalah kelemahan dalam berbahasa asing , kemampuan menguasai bahasa asing sangat menentukan , terus mengisi diri perjalanan masih panjang, selain memberi pembinaan dari hulu sampai hilir dan penempatan  tenaga kerja,  pihaknya juga memberi informasi peluang kerja kepada masyarakat  , semoga sukses dalam meniti karier dan selamat kepada peserta Yudisium XVIII Mapindo Tabanan “ujarnya. (Badi)

Komentar