Maju Mundurnya Koperasi di Tangan Anggota

BATURITI - Eksistensi koperasi sepenuhnya ada di tangan anggota, karena koperasi bukan milik perorangan tetapi milik anggota. Dengan demikian, diperlukan kesadaran anggota koperasi dalam mempertahankan dan membesarkan koperasi. Demikian dikatakan Wayan Sarwa, Ketua Koperasi Simpan Pinjam Dana Kita, Desa Apuan, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Jumat )25/6/2016).

Menurut pria yang  dipanggil Pak Jero ini, peran pengurus hanya sebagai fasilitator. Pengurus berusaha meningkatkan perkembangan koperasi harus dimbangi dengan peran anggota dalam berkoperasi. Tidak bisa hanya diserahkan pengurus atau semata-mata hanya pengurus yang bertanggungjawab untuk keberhasilan koperasi. ”Taksu koperasi itu ada di anggota. Koperasi bisa besar kalau ada dukungan anggota dan tentunya kepengurusan harus solid.” Jelas Sarwa.

Koperasi Dana Kita Desa Apuan didirikan tahun 2007 mengkhususkan diri dalam usaha Simpan Pinjam. Sampai berita ini diturunkan, sudah tercatat 611 orang anggota. Setiap anggota wajib menyetorkan simpanan pokok sebesar 2 juta. “Untuk anggota baru, sesuai keputusan RAT simpanan pokok dinaikkan menjadi 3 juta” Jelasnya.

Dijelaskan pria yang aktif dengan spiritual ini, koperasi Dana Kita memiliki prestasi yang cukup banyak. Sebagai salah satu koperasi dengan katagori sehat, assetnya sudah mencapai 12 milyar lebih. “Kami tidak mengejar pertumbuhan asset, tetapi mengutamakan kepentingan anggota” Jelasnya.

Bunga pinjaman sengaja hanya dipatok 2 persen menurun sehingga anggota bisa menggunakan dana pinjaman secara optimal dalam mengembangkan usaha. “Kita tidak ingin mengejar laba tetapi memberatkan anggota. Kita sepakat untuk memanjakan anggota” Imbuhnya.

Ia selaku pengurus mengaku bangga dengan perkembangan koperasi Dana Kita. Dalam hal ekspansi usaha, ia justru ingin membuka cabang di seluruh kecamatan. Pembukaan cabang baru, kata Sarwa, memberikan kesempatan kepada anggota untuk berkarir, karena pada pendirian cabang diperlukan pengurus baru. “Ini wujud pembinaan kami dalam meningkatkan mutu SDM koperasi. SDM yang memiliki kualitas baik akan mendapat jabatan di kepengurusan” Pungkasnya. (*/Adv/JP)

Komentar