Trans Serasi Kini Layani Siswa di Pedesaan

TABANAN - Sukses dengan program Trans Serasi di perkotaan, program Trans Serasi kini merambah pedesaan. Program unggulan Pemkab Tabanan yang memberikan subsidi kepada siswa itu, sejak Oktober 2016 lalu melayani angkutan siswa SMP Negeri 2 Kerambitan dengan 3 armada angkutan pedesaan. Sebanyak 89 siswa yang berasal dari Desa Batuaji setiap harinya dilayani dengan jadwal antar jemput pagi siang dan siang sore. 

Menurut Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tabanan, Agus Hartawiguna, Trans Serasi Pedesaan sebagai kelanjutan program Trans Serasi yang sejak 2014 sudah melayani siswa di perkotaan. “Program subsidi untuk siswa merupakan bagian dari sistem terpadu angkutan umum yang direncanakan oleh Pemkab Tabanan. Sesuai harapan ibu bupati, nantinya secara bertahap Trans Serasi akan melayani rute tersebar di seluruh kecamatan” Jelas Agus saat memantau jalannya Trans Serasi Pedesaan.

Trans Serasi Pedesaan mendapat sambutan orang tua siswa. Seperti dikatakan salah seorang orang tua siswa I Made Supirka, angkutan siswa ini meringankan beban orang tua. “Selama ini kami direpotkan untuk mengantar dan menjemput anak-anak” kata Supirka.

Hal yang sama dikatakan oleh Kelian Banjar Dinas Batuaji Tengah, Gusti Ria. Menurutnya, program pro rakyat ini diharapkan terus dilanjutkan karena sangat meringankan warga. “Orang tua siswa rata-rata bekerja sebagai buruh dan petani. Sebelum ada angkutan siswa gratis ini mereka terpaksa harus kehilangan waktu dan otomatis merugikan ekonominya” Ujarnya.

Seperti diketahui, angkutan siswa bersubsidi ini diawali pada Oktober 2014. Dimana dilatar-belakangi kurangnya dukungan di bidang transportasi terutama pelayanan angkutan umum. Tidak adanya pilihan angkutan umum bagi masyarakat menyebabkan masyarakat terpaksa menggunakan kendaraan pribadi termasuk anak sekolah yang dalam segi umur belum diperbolehkan mengemudikan kendaraan. Desakan akibat tingginya kecelakaan yang melibatkan siswa yang belum diperbolehkan mengendarai kendaraan bermotor, angkutan umum yang mati suri, kemacetan dan terbatasnya lahan parkir mendorong Pemkab Tabanan menjalankan program angkutan siswa yang melayani siswa SMP Negeri di Kota Tabanan yaitu SMP Negeri 1, SMP Negeri 2, dan SMP Negeri 3 Tabanan.

Tingginya minat siswa untuk menggunakan Trans Serasi  pada tahun 2014 terlihat dengan tingginya Load Factor diatas 100% sehingga program ini dilanjutkan kembali pada tahun berikutnya dengan penambahan armada dari 57 kendaraan menjadi 70 kendaraan pada tahun 2015 menjadi 80 armada pada tahun 2016. (*/P)

Komentar